Home Terkini Beda Kualitas, H2G Mulya Kuasai Debat

Beda Kualitas, H2G Mulya Kuasai Debat

36
0
SHARE

*H2G : Jangan Memilih Kucing Dalam Karung
MUREKS.ONLINE-Seperti pada
tahapan Debat Publik Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati putaran pertama, di debat kandidat putaran kedua yang dilaksanakan KPU Musi Rawas di The Excelto Hotel Palembang Minggu (29/11) Cabup Cawabup nomor 2 H Hendra Gunawan – H Mulyana (H2G Mulya) menguasai jalannya debat. Tetap dengan formasi lengkap H2G Mulya menjawab semua pertanyaan dari tiga panelis dan juga paslon nomor 1 yang hanya dihadiri Cawabup Hj Suwarti karena Cabup Hj Ratna Mahmud berhalangan hadir karena sakit.

Mantan Komisioner KPU Mura, Dasril Ismail yang kebetulan menyaksikan jalannya debat melalui livestreaming mengungkapkan, beda kualitas dan sangat jelas H2G Mulya menguasai debat kandidat tersebut.

“Paslon nomor 2 yakni H2G Mulya memaparkan visi dan misi sesuai dengan visi misi yang disampaikan ke KPU dan ini sesuai tata tertib debat. Selain itu, sangat jelas H2G Mulya menguasai debat karena apa yang disampaikan dan dijelaskan sesuai dan dilengkapi dengan data-data serta ada indikator terukur,” tegas Dasril Ismail.

Dicontohkan Dasril, misalnya saat H2G menjawab pertanyan penalis ketiga Yudha Mahrom SE.M.SI.
“Secara lugas beliau (H2G) menjawab pertanyan penalis Yudha Mahrom mengenai jalan rusak yang sempat dilaluinya. Beliau balik bertanya dimana dan apakah status jalan tersebut apakah jalan negara, jalan propinsi, jalan kabupaten karena tidak sempat dijelaskan penalis. Dan ini tentu sangat disayangkan mempertanyakan sesuatu dengan tidak begitu jelas. Tapi tetap dijawab lugas oleh beliau dimana dari sekian ribu kilometer jalan yang ada hanya tinggal sekitar 11 persen lagi yang rusak dan ini akan dilanjutkan kesempurnaan insfrastrukturnya di periode kedua, ” papar Dasril.

Selain itu masih menurut Dasril, penyataan H2G kepada Cawabup Hj.Suwarti berbicara berbasiskan data sangat berlasan. Tepatnya terkait pertanyaan alokasi belanja anggaran infrastruktur di awal kepemimpinan tidak sampai 20 persen dan pada 2019 menjelang Pilkada baru alokasi anggaran meningkat signifikan.

“Sangat tepat beliau menjelaskan bahwa secara aturan alokasi anggaran 20 persen itu diwajibkan untuk sektor pendidikan dan alokasi belanja infrastruktur tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah itu sendiri. Jadi tepat beliau berkata kalau ibu berbicara alokasi anggaran 20 persen tentu hanya untuk bidang pendidikan karena itu amanah Undang – Undang, kalau untuk bidang infrastruktur disesusuaikan dengan kemampuan daerah, jadi tentu semuanya harus berbasis data agar lebih memahami substansinya. Sementara anggaran bidang keinfrastrukturan baik bina marga maupun cipta karya porsinya cukup besar,” imbuhnya.

Termasuk juga program 1 desa 1 ambulan menurut Dasril program itu tidak lagi tepat. Karena itu merupakan program Gubernur Sumsel H Herma.n Deru yang sudah dilaunching beberapa hari lalu, jadi ini sudah tentu akan terealisasi oleh Pemprov Sumsel melalui komando gubernur.

*H2G Mulya Lebih Menguasai Arena

Sementara itu dalam pengamatannya selama jalannya debat, Alamsyah A.Manan, Politisi Partai Demokrat menilai H2G-Mulyana lebih menguasai arena panggung debat sebab Paslon nomor 2 datang dengan formasi lengkap (Cabup-Cawabup) sedangkan Paslon Nomor 1 hanya dihadiri Cawabup.

Di sisi lain Paslon Cabup nomor urut 2 merupakan calon Petahana (H2G) sehingga semua program yang selama ini telah berhasil dan berjalan hanya tinggal melanjutkan. Dan juga menurutnya tentu secara pemahaman medan kerja H2G telah mengetahui titik lemah dan segera mengambil tindakan terbaik dan tercepat untuk mengatasinya

“Selain karena datang dengan Formasi lengkap Cabup Paslon nomor 2 H2G telah paham betul medan kerja untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Mura ditambah lagi Cawabup H.Mulyana merupakan salah satu motor penggerak ekonomi di Mura,” ungkap Alamsyah.

Makanya saat ditanya para Panelis Paslon nomor 2 dapat secara lugas dan gamblang menjelaskannya.
“Cawabup Mulyana sama-sama diketahui telah ikut membesarkan Koperasi RIAS dengan telah membuat ribuan anggota terbantu secara ekonomi. Makanya untuk bidang peningkatan ekonomi kerakyatan beliau sangat menguasai, ” pungkasnya.

*Paslon No 1 Hanya Diwakilkan Cawabup

Sementara itu, penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 salah satunya di Kabupaten Mura telah memasuki tahapan debat publik kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati putaran ke 2 yang diselenggarakan di The Excelto Hotel Palembang Minggu (29/11) oleh KPU Mura mulai pukul 16.00 WIB.

Pada tahapan debat putaran kedua ini dihadiri Cawabup nomor urut 1 Hj.Suwarti dan Paslon Nomor urut 2 H.Hendra Gunawan (H2G)-H.Mulyana (H2G-Mulyana), perwakilan Parpol pendukung masing-masing Paslon, Tim LO Paslon termasuk PJ.Bupati Mura H.Akhmad Rizali,
Kapolres Mura AKBP Efrandedy, Bawaslu dan undangan lainnya.

Dalam Sambutannya Ketua KPU Mura Anasta Tias menyebut bahwa tahapan debat publik merupakan ajang semua Paslon untuk memaparkan Visi-Misi serta program kerja jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas kedepan

“Tahapan debat yang diselenggarakan KPU ini merupakan media Paslon untuk meyakinkan pemilih dengan visi-misi serta program kerja jika terpilih. Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak baik pihak keamanan, penyelengara, Bawaslu, para panelis yaitu Yudha Mahrom SE.M.SI, kemudian Dr.Hj.Lishapsari Prihartini M.SI dan Prof.Dr.H.Didik Susetyo SE M.Si juga semua undangan yang hadir sehingga acara dapat terselenggara dengan baik,” kata Anas.

Dalam paparan Visi-Misi, Paslon nomor 2 H2G Mulya di depan panelis tetap fokus pada peningkatan Ekonomi serta taraf hidup masyarakat dengan terus menggenjot program pembangunan di bidang Pertanian, Perkebunan dan UMKM yang selama ini telah dilakukan.

Dalam pelaksanaan debat, panelis pertama Dr.Hj.Lishapsari Prihartini M.SI menyampaikan pertanyaan mengenai apakah program yang akan dijadikan nanti bisa menjadikan Mura lebih baik. H2G pun menjawab dengan lugas dan gamblang mengapa visi Sempurna Jilid 2 harus dilanjutkan bahwa periode pertama ada 7 misi dan di periode kedua ada 5 misi. Di periode kedua persoalan yang ada akan diselesaikan, H2G Mulya akan mencapai angka maksimal dalam semua pencapaian di periode kedua mendekati kesempurnaan.

Kepada Paslon nomor 1 bertanya mengenai destinasi wisata di Mura yang belum terangkat. Cawabup Hj Suwarti menjawab bahwasanya hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Mura ada destinasi wisata yang menjanjikan.

Selanjutnya panelis kedua Prof.Dr.H.Didik Susetyo SE M.Si mendapatkan kesempatan kedua menyampaikan pertanyaan kepada Paslon nomor 2. Pertanyannya upaya apa yang akan dilakukan H2G Mulya untuk mempersempit kesenjangan sosial di masyarakat. Dijawab H2G, bersyukur masyarakat Mura hampir 75 persen berkecimpung di sektor pertanian sehingga ini tidak memberikan pengaruh yang terlalu besar. Dapat dilihat dari angka statistik yang ada bahwa kesenjangan antara yang kaya dan miskin sangat rendah artinya di basis pertanian ketimpangan tidak terlalu besar. Dan walaupun pandemi Covid -19 Kabupaten Mura menurut H2G tetap surplus beras dan sektor pertanian atau pangan sangat kuat.

Kepada Paslon nomor 1 Panelis Prof.Dr.H.Didik Susetyo SE M.Si bertanya bagaimana program meningkatkan PAD. Cawabup Hj Suwarti menjawab kabupaten Mura sangat kaya makanya jika diberi amanah Paslon nomor urut 1 mungkin akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat menginginkan dana bagi hasil dari pusat dan pemerintah Propinsi Sumsel.

Sedangkan panelis ketiga Yudha Mahrom SE.M.SI bertanya kepada Paslon nomor 2 langkah strategi apa yang akan dilakukan terutama dalam meyakinkan Pemprov dan pusat agar infrastruktur tersedia dengan baik. Dijawab H2G Mulya bahwasnya persoalan infrastruktur dasar sudah menjadi persoalan nasional. Secara gamblang H2G memaparkan kondisi jalan baik kewenangan pusat, propinsi, kabupaten dan jalan desa. Berkat sinergi pusat dan propinsi menurut H2G ada beberapa ruas jalan kabupaten diserahkan ke propinsi akibat keterbatasan dana sehingga teratasi. Termasuk jalan desa bisa dibangun dengan APBDes serta bantuan pihak swasta untuk membantu pembangunan infrastruktur dasar tersebut.

Kepada Paslon nomor 1 panelis ketiga ini bertanya bagaimana langkah mengentaskan kemiskinan. Cawabup Hj Suwarti menjawab langkah yang paling utama mengadakan penguatan ekonomi kreatif.

Pada akhir debat Cawabup Hj Suwarti mengajak masyaraakat untuk sama-sama berusaha agar Pilkada Mura menghasilkan pilkada yang amanah. pemimpin yang peduli, pemimpin yang mengayomi seluruh masyarakat. “Kalau kami berjanji Srikandi akan menepati,” tegas Hj Suwarti.

Pada bagian akhir debat H.Hendra Gunawan dan H.Mulyana mengajak masyarakat Kabupaten Mura untuk melaksanakan demokrasi dengan baik. Menurut H2G kemajuan suatu daerah ditentukan oleh kualitas pemimpinnya.
“Jangan memilih kucing dalam karung ,” tegas H2G.

Dirinya mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas.
“Mari kita berdemokrasi dengan baik, kepada Masyarakat Pemilih Musi Rawas pada 9 Desember mendatang untuk datang ke TPS secara tertib dengan patuh pada protokol kesehatan. Ayo Pilih Nomor 2 pasangan H. Hendra Gunawan – H. Mulyana, Kita Kawal kemenangan dan Jemput Kemenanga H2G – Mulyana, untuk melanjutkan Pembangunan Musi Rawas Semakin Sempurna,” kata H2G – Mulyana, secara bergantian. (rls)

Baca Sumber Selengkapnya..