Hari
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Pemkab Batang Luncurkan 3 TPS Ramah Lingkungan: Investasi Rp 1,8 Miliar untuk Kelola 15 Ton Sampah dengan Prinsip Reduce Reuse Recycle!

img

Citrafm.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang telah mengukuhkan komitmennya untuk mengelola masalah persampahan melalui pembangunan tiga Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduce Reuse Recycle. Proyek ini dilaksanakan dengan total anggaran senilai Rp 1,8 miliar. Dengan adanya TPS tersebut, diharapkan dapat mengelola sampah hingga 15 ton per hari, yang merupakan langkah signifikan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik, Pemkab Batang menyadari pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Batang, yang menuturkan bahwa pengelolaan sampah yang efektif tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat. Kami ingin mengedukasi masyarakat untuk lebih sadar dalam mengelola sampah, ungkapnya.

Salah satu fokus utama dari pembangunan TPS ini adalah mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Dengan dilengkapi fasilitas yang memadai, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif dalam memilah sampah. TPS ini nantinya akan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan sampah, tambah Bupati.

Pembangunan TPS Reduce Reuse Recycle ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Melalui proses daur ulang, potensi barang-barang bekas bisa dimanfaatkan kembali, sehingga membuka peluang usaha baru. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam pengelolaan sampah, jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemkab Batang untuk menciptakan daerah yang bersih dan sehat. Selain itu, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar tujuan tersebut dapat tercapai. “Kami sudah melakukan sosialisasi terkait pentingnya pengelolaan sampah secara benar,” lanjutnya.

Adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun komunitas, turut meningkatkan efektivitas program ini. Melalui kolaborasi dan sinergi, Pemkab Batang yakin bisa mencapai target pengurangan sampah. “Kerja sama antar instansi dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.

Dengan adanya TPS Reduce Reuse Recycle, diharapkan masyarakat Batang bisa lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Hal ini diharapkan bisa menciptakan pola hidup yang lebih bersih dan sehat bagi generasi yang akan datang. “Kami ingin menjadikan Batang sebagai contoh dalam pengelolaan lingkungan yang baik,” tutup Bupati Batang dengan optimis.

Secara keseluruhan, pembangunan tiga TPS ini merupakan langkah maju bagi Kabupaten Batang dalam pengelolaan sampah. Investasi sebesar Rp 1,8 miliar diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan. Program ini tidak hanya fokus pada pengurangan jumlah sampah, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

© Copyright 2025 Citrafm.co.id - Radio Citrafm 102.6 Lubuklinggau All rights reserved
Added Successfully

Type above and press Enter to search.