Gara-Gara Bikin Malu, Noel Langsung 'Kena Tendang' Prabowo!

Pada hari Jumat, 22 Agustus, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).
Keputusan ini diambil setelah Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Baru saja untuk menindaklanjuti hal tersebut Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian Saudara Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai wakil menteri ketenagakerjaan,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan.
Pemerintah, kata Pras, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK. Ia juga berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan pejabat pemerintahan agar bekerja keras memberantas korupsi.
Bendahara Umum DPP Partai NasDem, Sahroni, pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, menyatakan bahwa Presiden Prabowo sejak awal telah menaruh perhatian besar pada isu korupsi. Ia mendukung penuh langkah Presiden untuk memberhentikan Noel.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa Noel diduga menerima uang sebesar Rp 3 miliar dari hasil pemerasan sertifikasi K3. Selain itu, Noel juga disebut menerima sebuah motor Ducati dari hasil tindak pidana tersebut.
“Kemudian sejumlah uang tersebut mengalir ke penyelenggara negara,” kata Setyo saat jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).
Sahroni menambahkan, Nggak mungkin Pak Presiden nggak pecat, wong dia bermasalah secara langsung, malah dianggap memalukan dalam kabinet sekarang. Ia juga meminta Presiden Prabowo untuk mengabaikan permintaan amnesti Noel.
Sebagai informasi tambahan, detikcom bekerja sama dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) mengadakan ajang penghargaan untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.