Perang Tarif AS Mereda: Airlangga Kejar Kesepakatan Kilat!

Jakarta, Indonesia – Kabar baik datang dari negosiasi perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa Indonesia berhasil memperoleh penundaan penerapan tarif resiprokal sebesar 32% dari AS. Pengumuman ini disampaikan pada 13 Juli 2025, di Brussels, Belgia.
Menurut Menko Airlangga, penundaan ini memberikan waktu tiga minggu untuk memfinalisasi dan menyempurnakan proposal yang telah diajukan serta poin-poin yang telah disepakati bersama. Tim negosiasi Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Menko Airlangga, terus berupaya mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Langkah ini merupakan respons terhadap pengumuman sebelumnya oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, yang tetap memberlakukan tarif 32% setelah negosiasi selama 90 hari sejak April 2025. Pemerintah Indonesia terus berupaya mencari solusi terbaik melalui dialog dan negosiasi intensif.
“Penundaan ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan perundingan yang sedang berlangsung,” ujar Airlangga. Diharapkan, dengan adanya pause ini, kesepakatan yang adil dan menguntungkan dapat segera dicapai.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memperjuangkan kepentingan nasional di forum internasional. Proses finalisasi negosiasi akan terus dipantau dan diupayakan agar memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Perkembangan selanjutnya akan terus diinformasikan kepada publik.
✦ Tanya AI
Saat ini AI kami sedang memiliki traffic tinggi silahkan coba beberapa saat lagi.